Bagaimana Cara Aman Menggendong Bayi Baru Lahir?

doktersehat-asi-ibu-menyusui-anak-cerdas

Kelahiran bayi tentu membuat semua anggota keluarga berbahagia, termasuk Anda sebagai orang tuanya. Sebagai orang tua, salah satu keahlian yang harus dikuasai adalah cara menggendong bayi. Bayi sangat menikmati rasanya digendong karena membuatnya merasa nyaman. Namun jika posisi menggendong bayi tidak pas, anak akan rewel karena tidak nyaman dan dapat membahayakan otot dan tulang bayi.

Sebagai orang tua baru, wajar jika Anda masih gugup saat pertama kali menggendong bayi yang baru lahir. Dengan bantuan tenaga medis, Anda akan diajarkan posisi menggendong bayi yang baik dan benar. Dilansir dari laman momjunction, beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat menggendong bayi antara lain: otot di leher bayi masih belum kuat, karena itu Anda harus menopang lehernya saat mengangkatnya dari tempat tidur atau saat menggendongnya. Saat mengangkat dari temat tidur, letakkan satu tangan di belakang kepala bayi dan satu lagi di pantatnya, lalu angkat tubuh bayi secara perlahan. Sebaiknya jaga kebersihan tangan Anda sebelum menggendongnya karena kulit bayi masih sangat sensitif dan kekebalannya belum sempurna.

Beberapa cara menggendong bayi yang bisa Anda coba di rumah antara lain:

1. Menimang
Untuk menimang bayi, ambil bayi yang sedang berbaring dan tempatkan salah satu tangan Anda di bawah leher kepalanya, sementara itu tangan lainnya berada di pantatnya. Sesuaikan posisi bayi hingga ia merasa nyaman. Kepala dan leher bayi berada di lengan bagian dalam saat digendong, dan ayun perlahan. Saat menimang, lakukan kontak mata dengan bayi untuk membuatnya merasa nyaman.

2. Meletakkannya di bahu
Cara ini umumnya dilakukan saat bayi selesai menyusu dan perlu disendawakan. Caranya, angkat bayi setinggi bahu, letakkan kepalanya di bahu Anda sehingga pandangannya akan berada di belakang kepala Anda. Letakkan satu tangan di antara leher dan kepala bayi untuk mencegah kepalanya mendongak secara tiba-tiba dan letakkan tangan Abda yang lain di bagian bawah tubuh bayi untuk menopangnya.

3. Menggendong dengan tengkurap
Cara ini bisa Anda coba saat bayi mulai rewel. Posisikan bayi tengkurap, dengan bagian kepala da nleher berada di salah satu lengan bagian dalam dan ujung telapak tangan menopang tubuh bayi bagian bawah. Pastikan wajah bayi tidak tertutup tangan Anda. Meskipun posisi ini tampak tidak nyaman, namun sebenarnya bayi menyukainya. Posisi ini dapat menenangkan bayi yang menangis bahkan bisa membuatnya tertidur.

4. Menggendong untuk menyusu
Cara menggendong untuk menyusu dapat dilakukan saat duduk atau berdiri. Letakkan tanga ndi bagian leher dan kepala bayi, kemudian tempatkan di lengan bagian dalam. Anda bisa menggunakan bantal atau penyangga lain, lalu tangan lain menahan bagian pantatnya. Setelah itu dekatkan bayi ke arah payudara untuk menyusu.

Beberapa hal yang perlu dihindari saat menggendong atau mengangkat bayi antara lain jangan mengangkat bayi secara tiba-tiba. Hal ini dapat membuatnya kaget dan merasa tidak nyaman. Hindari juga mengguncang bayi karena dapat menyebabkan pendarahan otak yang berujung kematian. Hal ini disebut shaken baby syndrome atau SBS. Selain mengguncang, hindari melempar atau menjatuhkan tubuh bayi karena dapat membahayakan organ-organ bayi lainnya.

Tinggalkan komentar