Pengertian dan Rumus Getaran Serta Gelombang

Getaran dan Gelombang – Hai sahabat semua kali ini kita akan membahas tentang apa itu getaran dan gelombang. Materi tentang getaran dan gelombang bisa anda temui di SMK atau di SMA. Jika di SMK anda akan menjumpainya di semester 2 kelas X. Namun sebenarnya materi tentang getaran dan gelombang sudah anda pelajari sejak duduk di bangku SMP. Jika anda belum memahami tentang materi ini, maka kami akan menjelaskannya kepada anda secara lengkap dan mudah dipahami tentang getaran dan gelombang berikut ini.

Pengertian Getaran

Apa itu getaran? Mungkin anda sudah lupa atau tidak mengetahui pengertian dari getaran itu sendiri, namun sebenarnya fenomena ini sering anda jumpai di dalam kehidupan sehari-hari. Getaran adalah gerak bolak balik suatu benda melalui titik setimbang. Mungkin di kelas anda sering memainkan penggaris yang di letakkan di meja kemudian anda beri tekanan dan anda lepaskan sehingga penggaris plastik tersebut dapat bergerak bolak balik. Atau anda pernah mengikatkan sebuah benda dengan tali kemudian mengayunkannya? Ini juga contoh dari getaran. Perhatikanlah gambar berikut ini:

Pengertian Getaran
Ilustrasi getaran

Dari gambar di atas, yang dimasuk dengan titik setimbang adalah posisi B. Jadi getaran adalah gerak bolak balik benda melalui titik setimbang yaitu B. Dari pengertian tersebut kita bisa mengambil kesimpulan, jika benda bergerak dari A maka Benda melakukan satu (1) kali getaran adalah gerakan dari A – B – C – B – A, dari A kemudian melalui titik setimbang dan kembali lagi ke titik A maka benda tersebut sudah melakukan 1 kali getaran.

1/2 Getaran = Jika setengah getaran maka benda bergerak dari A kemudian Ke B kemudian Ke C. Gerakkan ini adalah setegah getaran. Dan seterusnya, anda bisa mencari berapa getaran yang dilakukan oleh suatu benda, yang terpenting anda memahami mana yang merupakan titik setimbang gerakan ini, dan mulai gerakan benda tersebut dari mana. Bagaimana mudah bukan memahami apa itu getaran? Jika anda sudah memahaminya, mari kita lanjutkan dengan menjelaskan tentang besaran-besaran yang terdapat pada getaran.

Rumus Besaran- Besaran Getaran

Simpangan dan Ampitudo

Kita sudah memahami bahwa getaran adalah gerakan melalui titik setimbang, jarak benda terhadap titik setimbang ini disebut dengan simpangan. Sedangkan Amplitudo adalah simpangan terjauh atau terbesar yang dialami sebuah benda. Jika kita melihat gambar di atas maka amplitudo getaran bandul tersebut adalah BC atau BA.

Periode Getaran

Besaran yang kedua adalah periode. Periode adalah waktu yang dibutuhkan sebuah benda untuk melakukan satu kali getaran. Secara sederhana, periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk gerakan bolak balik melalui titik setimbang tersebut. Periode sebuah getaran disimbolkan dengan huruf T. Kita bisa mencari berapa Periode sebuah getaran melalui pengukuran secara lansung menggunakan alat ukur anda atau bisa menggunakan sebuah rumus. Banyak sekali sekolah yang menggunakan percobaan periode ini untuk ujian praktek fisika di kelas XII, jadi harus kalian pahami benar ya sehingga nantinya anda bisa mengerjakannya. Berikut ini rumus dari periode getaran:

Rumus Periode Getaran
Rumus Periode Getaran

Contoh Soal Getaran dan Gelombang

Untuk memahami persamaan periode di atas, maka perhatikan contoh soal periode getaran berikut ini:

Jika terdapat sebuah Bandul yang bergerak secara bolak balik dengan lintasan A – B – C – B -A. Jika Waktu yang dibutuhkan bandul tersebut untuk melakukan 1 getaran sekitar 4 detik, maka berapakah Periode Getaran yang ada di dalam Bandul tersebut ?.

Diketahui :

Waktu (t) : 4 Detik
Jumlah Getaran : 1
Jawabannya :

Periode = Waktu / Jumlah Getaran
Periode = 4 / 1
Periode = 4 Sekon

Sehingga Periode Bandul Bolak Balik tersebut sebesar 4 Sekon.

Frekuensi Getaran

Frekuensi getaran adalah Jumlah getaran yang terjadi tiap detik. Atau secara sederhana banyaknya getaran tiap detik. Frekuensi getaran sebuah benda dilambangkan dengan huruf f dan memiliki satuan Hertz atau disingkat Hz. Untuk menentukan frekuensi sebuah getaran maka kita bisa menggunakan persamaan berikut ini:

rumus frekuensi getaran
rumus frekuensi getaran

Contoh Soal Frekuensi Getaran dan Gelombang

Kita bisa menggunakan soal di atas untuk belajar mencari frekuensi getaran. Saya tuliskan kembali ya soalnya

Jika terdapat sebuah Bandul yang bergerak secara bolak balik dengan lintasan A – B – C – B -A. Jika Waktu yang dibutuhkan bandul tersebut untuk melakukan 1 getaran sekitar 4 detik, maka berapakah frekuensi Getaran yang ada di dalam Bandul tersebut ?.

Diketahui :
Waktu (t) : 4 Detik
Jumlah Getaran : 1
Jawabannya :
Frekuensi = jumlah getaran/waktu yang diperlukan

f = 1/4 Hz

Sebenarnya, besaran-besaran yang terdapat pada getaran juga sama digunakan di gelombang, tingal pengertiannya anda rubah. Jika di gelombang, periode gelombang adalah Waktu yang dibutuhkan untuk satu kali gelombang, begitu juga untuk simpangan, amplitudo dan frekuensi. Lalu apa itu Gelombang?

Pengertian Gelombang

Jika kita mendengar kata gelombang, mungkin dibenak kita sesutu yang sulit dan rumit. Padahal sebenarnya gelombang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Anda berbicara dengan lawan bicara sehingga anda mendengarkan apa yang dikatakan lawan bicara anda itu adalah salah satu fenomena dari gelombang. Anda sedang memancing dan melemparkan kail anda sehingga timbul gerakkan di permukaan air, itu juga gelombang. Jadi apa sih sebenarnya pengertian dari gelombang itu?

Gelombang adalah getaran yang merambat yang membawa energi dalam perambatannya. Berdasarkan pengertian ini, gelombang dikelompokkan dalam dua jenis yaitu berdasarkan arah rambatannya dan berdasarkan medium perambatannya.

Jenis-jenis Gelombang

Berdasarkan Medium Perambatannya

Berdasarkan medium perambatannya, gelombang dibagi menjadi dua yaitu

  1. Gelombang Mekanik: Gelombang yang membutuhkan medium dalam perambatannya. Contoh dari gelombang mekanik adalah gelombang bunyi
  2. Gelombang Elektromagnetik : Gelombang yang tidak membutuhkan medium dalam perambatannya. Contoh dari gelombang elektromagnetik adalah gelombang bunyi.

Berdasarkan Arah Rambatannya

Berdasarkan arah rambayannya, gelombang juga dibagi menjadi dua yaitu:

  1. Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarannya sejajar dengan arah rambatannya. Dalam satu gelombang terdiri dari satu renggangan dan satu rapatan. Contoh dari gelombang longitudinal adalah gelombang suara di udara.
  2. Gelombang transversal adalah gelombang yang arah getarannya tegak lurus dengan arah rambatannya. Dalam satu gelombang transversal terdiri dari satu bukit dan satu lembah. Contoh dari gelombang transversal adalah gelombang pada tali.

Sebenarnya dalam gelombang terdapat beberapa besaran yaitu panjang gelombang, cepat rambat gelombang, periode dan frekuensi gelombang. Pada kesempatan lainnya akan kita bahas lebih lengkap lagi, jangan lupa bagikan artikel ini melalui sosial media anda ya.

Tinggalkan komentar